Sabtu, 11 Desember 2010

KOTA MANNEKEN PIS

KOTA MANNEKEN PIS

Kota Manneken Pis merupakan julukan terkenal bagi ibukota kerajaan Belgia yaitu Brussel. Di sebut kota Manneken Pis karena kota Brussel memiliki sebuah patung anak kecil pipis yang merupakan sejarah bagi kota Brussel, yaitu berkisah tentang anak kecil yang menjadi raja. Anak itu bernama Godfrey III.
Pada tahun 1142, pasukan Godfrey sedang bertempur dan Raja Godfrey di sembunyikan di atas pohon. Tiba-tiba Raja Godfrey yang memang masih kecil mengencingi musuh-musuhnya. Alhasil musuhnya kaget dan dapat di kalahkan oleh pasukan Godfrey. Untuk mengenang peristiwa itu, di buatlah patung Manneken Pis yang berarti anak kecil pipis dalam bahasa Brussel.

Brussel juga mendapat julukan sebagai kota komik. Dinamai kota komik karena di seluruh dinding kota Brussel di penuhi oleh berbagai tokoh komik, terutama Tintin dan Marsupilami yang memang tokoh kartun terkenal yang berasal dari kota Brussel. Tak hanya di pusat-pusat kota, bahkan di stasiun kereta api pun di hiasi dengan gambar-gambar komik. Jadi tak heran bila Brussel mandapat julukan sebagai kota komik.

Di pinggir jalan kota Brussel tukang kue sibuk memanggang wafel Brussel yang terkenal. Harum wafel semerbak di jalanan kota Brussel karena hampir di setiap jalan kita dapat menemuinya. Wafel adalah kue dadar berbentuk kotak cetakan es kemudian di lumuri coklat Brussel yang terkenal lezat. Konon, begitu kita makan potongan coklat Brussel langsung lumer di lidah.

Kini Brussel menjadi kota yang ramai. Padahal dulu kota ini adalah rawa-rawa. Sesuai dengan namanya Brussel berarti kota rawa-rawa. Meskipun kota rawa di Brussel tidak ada nyamuk di karenakan Brussel terletak di daerah yang beriklim sub tropis. Brussel mirip pulau kecil yang di apit oleh dua sungai sehingga kota ini pun di genangi air pada zaman dahulu. Air itu yang berasal dari air laut dan air sungai di sekitar kota tersebut.

Pada tahun 600 Masehi di rawa-rawa Brussel hanya memiliki satu bangunan yaitu sebuah gereja yang kini menjadi kota yang megah penuh dengan bangunan kuno dan bangunan moderen. Bahkan, sekarang Brussel menjadi kantor pusat Uni Eropa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar